Rabu, 11 Juli 2012

HASIL KEJUARAAN TAEKWONDO JUNIOR SERIES II
Dari Kejuaraan Taekwondo Junior Series II di GOR Mastrip Kedopok Probolinggo yang telah diikuti oleh sekitar 113 atlet se-Jawa Timur, kota Kediri telah mengirimkan 5 atlet putra. Alhamdulillah mereka bisa menunjukkan penampilan terbaiknya sehingga dari 5 atlet yang bertanding kota Kediri mendapatkan 3 medal emas 1 medali perak diantaranya adalah : 
1. Klas < 48 En Rolex medali Emas 
2. Klas < 59 Dean Jhoned medali Emas 
3. Klas < 68 Andrew medali Emas
4. Klas < 51 Firman Aji Ernanto medali Perak 

Jumat, 06 Juli 2012

TOURNAMENT JUNIOR TAEKWONDO SERIES II
Kejuaraan ini diadakan sebagai lanjutan dari Kejuaraan Taekwondo Junior Series I berhasil dilaksanakan di kota Batu Malang. Untuk kejuaraan kali ini akan dilaksanakan :
Hari               : Sabtu - Minggu 
Tanggal        : 07 - 08 Juli 2012 
Tempat         : GOR Mastrip Kedopok Probolinggo 
ini kali pertama kejuaraan Taekwondo tingkat Jawa Timur diadakan di kota Probolinggo. Kali ini kota Kediri menurunkan 5 atlet putra :
Klas < 45      : Galang Ariyanto 
Klas < 48      : En Rolex 
Klas < 51      : Firman Aji Ernanto
Klas < 59      : Dean Jhoned
Klas > 68      : Andrew   


SELAMAT BERTANDING BAGI PARA ATLET, SEMOGA KALIAN BISA BERTANDING DENGAN PENAMPILAN TERBAIK DAN MENDAPATKAN HASIL YANG MAXIMAL AMII..IIN..

Rabu, 13 Juni 2012

UJIAN KENAIKAN TINGKAT 
Ujian Kenaikan Tingkat Geup untuk periode kali ini akan dilaksanakan pada :
Hari            : Minggu 
Tanggal     : 01 Juli 2012
Tempat      : Balai Desa Jamsaren kota Kediri 
Biaya         : Rp. 70.000 (sabuk putih - sabuk biru)
                    Rp. 80.000 ( sabuk biru strep - merah step I)
Syarat        : 
  1. Membayar lunas iuran di masing2 Dojang sampai batas ujian dilaksanakan
  2. Mengisi formulir ujian secara lengkap
  3. Foto 3 x 4 berwarna pakai dobok 2 lembar 
  4. Foto copy sertifikat ujian terakhir   
Formulir ujian dapat diambil di sekretariat Taekwondo. Untuk mempermudah rekapitulasi data peserta ujian diharapkan para atlet WAJIB mengumpulkan formulir ujian paling lambat 1 minggu sebelum ujian dilaksanakan. Formulir ujian dapat dikumpulkan secara kolektif melalui Pelatih masing2 Dojang atau datang langsung ke sekretariat Taekwondo Kediri.

Selasa, 08 Mei 2012

HASIL KEJUARAAN JUNIOR SERIES I 2012
Pada hari minggu 06 Mei 2012 kemaren telah diselenggarakan Kejuaraan Taekwondo Junior Series I 2012 di GOR Ghanesa tepatnya di alun-alun kota Batu. Yang diikuti oleh sekitar 195 peserta dari seluruh cabang di Jawa Timur. Kota Kediri menurunkan 9 atlet di cabang Kyorugi (pertarungan). Bagi yang juara silahkan menikmati kemenangannya, dan bagi yang belum juara jangan berkecil hati, buat kekalahan kemarin sebagai evaluasi diri untuk lebih baik lagi. Alhamdulillah dari 9 atlet yang turun 5 diantaranya memperoleh juara yaitu :
  1. Juara I Firman Aji Ernanto kelas under 51 kg
  2. Juara I En Rolex kelas under 48 kg
  3. Juara II Taajwa Zakia under 55 kg
  4. Juara III Dean Jhoned under 59 kg
  5. Juara III Ila Hapsari under 49 kg

Selasa, 24 April 2012

PENATARAN WASIT DAERAH 
Berdasarkan surat dari Pengprov Jatim No. 105/G/PENGPROV TI-JTM/IV/2012, dalam rangka pelaksanaan Progam Pengprov Jatim tahun 2012 serta kaderisasi wasit di Jawa Timur maka Pengprov Jatim akan mengadakan "Penataran Wasit Daerah" yang akan dilaksanakan pada : 
Hari         : Sabtu - Minggu 
Tanggal   : 28 -29 April 2012 
Tempat    : Asrama Haji jl. Manyar Kertoadi Surabaya 
Adapun ketentuan dan persyaratan yang perlu diperhatikan dapat menghubungi sekretariat Taekwondo kota Kediri. 

Jumat, 13 April 2012

BAHASA MELATIH..??
Melatih, mengajar sebenarnya 2 kata yang berbeda tapi punya makna yang sama, yaitu mentransfer ilmu kepada seseorang atau peserta didik agar mengetahui apa yang kita ketahui dan menerapkannya, dalam hal ini peserta didik adalah atlet. Ketika melatih atau mentransfer ilmu hal perlu pelatih perhatikan adalah komunikasi. Pelatih ketika memberikan instruksi kepada atlet biasanya tidak memperhatikan apakah atlet mengerti apa yang telah di instruksikan atau tidak, ada istilah "jari sakti" dimana pelatih dengan santai hanya memberikan instruksi dengan isyarat-isyarat tangan saja tanpa mendemonstrasikannya. Sebenarnya pelatih tersebut hanya memberikan instruksi yang hanya bisa dimengerti dan dipahami oleh dirinya sendiri, dan seakan-akan dia mampu menjalankannya, padahal sekalipun dia mendemonstrasikan belum tentu bisa melakukannya. Kalau atlet tidak mampu menjalankannya dengan baik dari apa yang telah dia instruksikan maka atlet dianggap tidak mengerti dan tidak bisa melakukan gerakan-gerakan yang sudah diperintahkannya. Dalam melatih hal yang paling penting adalah bahasa komunikatif, yaitu bahasa atau isyarat yang mudah untuk dimengerti dan dipahami bukan hanya oleh pelatih itu sendiri tapi juga oleh atlet sehingga mampu melakukan apa yang telah dinstruksikan dengan baik.

Senin, 02 April 2012

Bukan Aksi "BALAS DENDAM"
Seorang pelatih yang bijak sekiranya mampu menerapkan bukan hanya pengalaman tapi juga ilmu yang di dapat dari pelatihan-pelatihan atau workshop tentang ilmu olahraga, yang disesuaikan dengan cabang olahraga Taekwondo. Beberapa pelatih yang dulunya seorang atlet biasanya ketika menjadi seorang pelatih cenderung menerapkan model latihan tempoe dulu. Dimana dulu seorang pelatih beranggapan bahwa latihan sampai muntah atau bahkan pingsan dianggap bahwa metode latihannya berhasil. Sebenarnya ini adalah ciri khas seorang pelatih yang "overacting" yang ingin memberikan kesan (image) bahwa dia adalah seorang pelatih yang keras dan pekerja keras dan percaya bahwa setiap latihan atlet harus digenjot sampai kelelahan. Setiap latihan atlet pasti mengalami lelah, tapi dalam hal ini harus diimbangi dengan waktu recovery atau istirahat yang cukup, sehingga selanjutnya atlet mampu menerima materi latihan dengan lebih baik karena kondisi telah pulih. Intinya adalah prinsip keseimbangan antara beban latihan dan waktu istirahat.